Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Innalillahi, Imam Muda di London Meninggal Dunia Akibat Ditikam

 

Ilustrasi. (Foto: net)


Seorang imam muda di London meninggal dunia karena kasus pembunuhan pada Sabtu (6/11/2021) lalu. Mohammed Aqil Mehdi (22 tahun) meninggal di lokasi kejadian yakni di Tower Hamlest, London, Inggris.


Penyelidikan atas kasus ini masih berlangsung yang dipimpin oleh detektif pembunuhan dari Specialist Crime. Guru mengaji Mohammed Ishaaq Abu Rahmiyyah Jasat mengumumkan kabar duka ini melalui akun Facebook-nya. 


“Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Dengan sangat berat hati saya mengumumkan telah meninggal murid tersayang saya, Hafidh Mohammed Aqil Mehdi yang baru berusia 22 tahun,” kata Ishaaq mengutip dari Republika, Selasa (9/11/2021).


Ishaaq mengatakan Mohammed ditikam hingga meninggal pada Sabtu dini hari di London Timur. Bagi Ishaaq, Mohammed adalah murid yang sangat istimewa yang ia bimbing selama 10 tahun terakhir.


“Tak ada kata-kata yang bisa menggambarkan betapa berartinya dia bagi saya. Dia selalu berusaha unggul dalam belajar Alquran dan mencari ilmu dengan berbagai guru di Mesir,” ujarnya.


Ibu Mohammed adalah seorang guru mengaji yang berpengalaman dan bekerja keras. Setiap tahun, ibunya akan menghubungi Ishaaq untuk membantu penempatan Hafidh Aqil sebagai pemimpin sholat Tarawih.


Mohammed selalu membaca lantunan ayat dengan indah dan merdu. Ishaaq mengaku tidak akan pernah bosan mendengarnya. Selain itu, dia beruntung mendapat kesempatan memimpin Shalat Tarawih bersama Mohammed untuk terakhir kalinya di bulan Ramadhan tahun ini.


“Kecintaan Mohammed pada Alquran sangat besar. Dia tidak pernah takut untuk menjadi lebih baik. Dia selalu meminta nasihat dari saya agar menjadi qari yang baik,” ujarnya.


Beberapa pekan lalu, Mohammed menghubungi Ishaaq menanyakan kabarnya. Dia juga mengirim pesan suara untuk meminta doa untuknya. Menurut Ishaaq, Mohammed adalah sosok yang baik dan sangat peduli pada orang lain.


“Semoga Allah memberinya status jannah tertinggi dan menerima usahanya untuk Alquran. Tolong jaga Hafidh Aqil dan keluarganya dalam doa-doa Anda,” tambahnya.


Dilansir 5 Pillars UK, Senin (8/11/2021), aktivis Muslim Taji Mustafa juga ikut berduka atas meninggalnya Mohammed. Mustafa mengatakan Mohammed merupakan salah satu imam yang berdedikasi saat memimpin sholat di bulan Ramadhan.


“Semoga Allah memaafkannya, merohmatinya, melindunginya dari semua hukuman, dan memberinya Jannah. Semoga Allah memberikan kesabaran dan kenyamanan kepada ibu dan saudara-saudaranya,” kata dia.



Posting Komentar untuk "Innalillahi, Imam Muda di London Meninggal Dunia Akibat Ditikam"